Skip to main content

Posts

LIFE > Hidup Bukanlah Suatu Lomba

Hidup Bukanlah Suatu Lomba Seorang ibu duduk disamping seorang pria dibangku dekat Taman-Main CJ di West Coast Park pada suatu minggu pagi yang indah cerah. "Tuh.., itu putraku yang disitu," katanya, sambil menunjuk kearah seorang anak kecil dalam T-shirt merah yang sedang meluncur turun dipelorotan. "Wah, bagus sekali bocah itu," kata bapak itu. "Yang sedang main ayunan di bandulan pakai T-shirt biru itulah anakku," sambungnya. Lalu, sambil melihat arloji, ia memanggil putranya. "Ayo Jack, gimana kalau kita sekarang pulang?" Jack, setengah memelas, "Kalau lima menit lagi, boleh yahhh, sebentar lagi, ayah, boleh kan?" "Cuma tambah lima menit kok, yaaa...?" Pria itu mengangguk dan Jack meneruskan main ayunan memuaskan hatinya. Menit menit berlalu, sang ayah berdiri, memanggil anaknya lagi. "Ayo, ayo, sudah waktunya berangkat?" Lagi-lagi Jack memohon, "Ayah, lima menit lagi...

LIFE > Kitab Delapan Mata Angin

Kitab Delapan Mata Angin Ada seorang murid yang sudah bertahun-tahun belajar ilmu kebijakan dari seorang guru di sebuah pulau terpencil. Kini ia merasa telah cukup ilmu dan berniat untuk mengabdikan dirinya pada masyarakat di seberang pulau. Singkat kata, ia pamit pada sang guru dan meninggalkan pulau terpencil tersebut. Beberapa lama kemudian ia mendirikan sebuah perguruan dan memiliki banyak murid pula. Teringat ia pada sang guru, ia ingin menunjukkan hasil pengabdiannya selama ini. Ia lalu menulis sebuah kitab yang berisi ajaran-ajaran kebijakan. Kitab itu diberi judul "Kitab Delapan Mata Angin" karena bila orang mengamalkan isi kitab itu maka ia akan tetap tegar dalam kebenaran meski didera angin badai dari delapan penjuru mata angin. Ia mengutus seorang muridnya untuk mengantarkan kitab itu pada gurunya di seberang pulau. Sang guru menerima kiriman "Kitab Delapan Mata Angin" dengan suka cita. Namun, setelah membaca isinya, tanpa ...

LIFE > Keunggulan Dalam Pekerjaan

Martin Luther King Keunggulan Dalam Pekerjaan Kita ditantang untuk bekerja tanpa mengenal lelah agar dapat meraih keunggulan dalam pekerjaan kita. Tak semua orang terpanggil untuk menekuni pekerjaan profesional atau spesialisasi; bahkan lebih sedikit lagi yang naik ke tingkat kejeniusan dalam seni dan ilmu; banyak yang menjadi pekerja di pabrik,ladang, dan jalanan. Tapi, tak ada pekerjaan yang tak berarti. Semua pekerjaan yang mengangkat kemanusiaan itu memiliki martabat dan kepentingan, dan harus dilaksanakan dengan keunggulan yang sungguh-sungguh. Kalau seseorang menjadi penyapu jalan, ia semestinya menyapu seperti Michaelangelo melukis atau Beethoven menggubah musik, atau Shakespeare menulis syair. Ia semestinya menyapu jalan begitu baik sehingga semua penghuni langit dan bumi berhenti untuk berkata, " Di sini hidup seorang penyapu jalan yang hebat, yang melakukan pekerjaannya dengan baik." Marthin Luther King Jr.

STORY > Buku Telpon

Buku Telpon Suatu ketika di ruang kelas sekolah menengah, terlihat suatu percakapan yang menarik. Seorang guru, dengan buku di tangan, tampak menanyakan sesuatu kepada murid-muridnya di depan kelas. "Anak-anak, kita sudah hampir memasuki saat-saat terakhir bersekolah di sini. Setelah 3 tahun, pencapaian terbesar apa yang membuatmu bahagia? Adakah hal-hal besar yang kalian peroleh selama ini?" Murid-murid tampak saling pandang. Terdengar suara lagi dari guru,"Ya,ceritakanlah satu hal terbesar yang terjadi dalam hidupmu...". Lagi-lagi semua murid saling pandang, hingga kemudian tangan guru itu menunjuk pada seorang murid. "Nah, kamu Andry, adakah hal besar yang kamu temui? Berbagilah dengan teman-temanmu...". Sesaat, terlontar sebuah cerita dari si murid, "Seminggu yang lalu, adalah masa yang sangat besar buatku. Orangtuaku, baru saja membelikan sebuah motor, persis seperti yang aku impikan selama ini". Matanya berbinar, tan...

STORY > Anak Anjing Dijual

ANAK ANJING DIJUAL Sebuah toko hewan peliharaan (pet store) memasang papan iklan yang menaik bagi anak-anak kecil, "DIJUAL ANAK ANJING". Segera saja seorang anak lelaki datang, masuk ke dalam toko dan bertanya "Berapa harga anak anjing yang anda jual itu?" Pemilik toko itu menjawab, "Harganya berkisar antara 30 - 50 Dollar." Anak lelaki itu lalu merogoh saku celananya dan mengeluarkan beberapa keping uang, "Aku hanya mempunyai 2,37 Dollar, bisakah aku melihat-lihat anak anjing yang anda jual itu?" Pemilik toko itu tersenyum. Ia lalu bersiul memanggil anjing-anjingnya. Tak lama dari kandang aning munculah anjingnya yang bernama Lady yang diikuti oleh lima ekor anak anjing. Mereka berlari-larian di sepanjang lorong toko. Tetapi, ada satu anak anjing yang tampak berlari tertinggal paling belakang. Si anak lelaki itu menunjuk pada anak anjing yang paling terbelakang dan tampak cacat itu. Tanyanya, "Kenapa dengan anak anj...

STORY > Setiap langkah adalah Anugerah

SETIAP LANGKAH ADALAH ANUGERAH Seorang profesor diundang untuk berbicara di sebuah basis militer pada tanggal 1 Desember.Di sana ia berjumpa dengan seorang prajurit yang tak mungkin dilupakannya, bernama Ralph. Ralph yang dikirim untuk menjemput sang profesor di bandara.Setelah saling memperkenalkan diri, mereka menuju ke tempat pengambilan kopor.Ketika berjalan keluar, Ralph sering menghilang. Banyak hal yang dilakukannya.Ia membantu seorang wanita tua yang kopornya jatuh dan terbuka.Kemudian mengangkat dua anak kecil agar mereka dapat melihat sinterklas.Ia juga menolong orang yang tersesat dengan menunjukkan arah yang benar.Setiap kali,ia kembali ke sisi profesor itu dengan senyum lebar menghiasi wajahnya. "Dari mana Anda belajar melakukan hal-hal seperti itu ?" tanya sang profesor. "Melakukan apa ?" kata Ralph. "Dari mana Anda belajar untuk hidup seperti itu?" "Oh," kata Ralph, "selama perang,saya kira." Lalu ia men...

LIFE > Selalu Ada Yang Tak Beres Dengan ...

Selalu Ada Yang Tak Beres Dengan... Dulu aku punya teman bernama Toni, yang selalu mencari-cari hal-hal jelek dalam diri orang lain, bahkan orang yang tak dikenalnya. Dia akan berkata, misalnya, ”Lihatlah sepatu jelek yang dipakai wanita itu. Harusnya dia sadar dia tidak bisa keluar rumah memakai sepatu seperti itu!”, atau ”Ya ampun, kok bisa-bisanya dia memakai kemeja tua yang jelek dengan celana itu? Pasti dia nggak punya cermin di rumah.” Atau, ”Lihat pantatnya yang besar. Pasti beratnya sampai 150 kg. Mestinya mulutnya disegel saja.” Hal lain yang selalu dilakukan Toni adalah bergosip, sekalipun hal yang diceritakan orang kepadanya mestinya dirahasiakan. Dia tak ambil pusing kalau perkataannya bisa menyakiti perasaan orang lain. “Tommy bilang, jangan bilang siapa-siapa, tapi kata dia, Beni sedang memikirkan untuk putus dengan pacarnya Katrin”, katanya kepadaku saat mengantri di kantin sekolah, padahal Katrin bisa dengar. Dan Katrin memang mendengarnya, seperti yan...