Skip to main content

QUOTES > Letting go of thoughts

(Quotations from Jalaluddin Rumi)

Let go of thought and bring it not into your heart, for you are naked and thought is an icy wind. You think in order to escape from torment and suffering, but your thinking is torment's fountainhead. Know that the bazaar of God's Making is outside of thought...
(The Sufi Path of Love: The Spiritual Teachings of Rumi, p. 256)

Oh heart, sleep from thought, for thought is the heart's snare. Go not to God except disengaged from all things...
(The Sufi Path of Love: The Spiritual Teachings of Rumi, p. 261)

...I sit in the road waylaying the caravan of imagination for the sake of His encounter. Other than the servants of His heartache and the messengers of His salve, I strike the head and feet of anyone who shows his face.
(The Sufi Path of Love: The Spiritual Teachings of Rumi, p. 258)

First give that cup to the talkative ego so that its rational faculty will tell no more tales. Once rationality is blocked, a torrent will come and erase all signs of this world and place.
(The Sufi Path of Love: The Spiritual Teachings of Rumi, p. 321)

Thinking is for the sake of acquisition -- but you have become bestowal from head to foot!
(The Sufi Path of Love: The Spiritual Teachings of Rumi, p. 230)

All day long the kicks of imagination, worry over profit and loss, and fear of extinction leave the spirit no purity or gentleness or splendor, nor any way to travel to heaven. He is truly asleep who has hope in every image {which passes through his mind} and converses with it.
(The Sufi Path of Love: The Spiritual Teachings of Rumi, p. 255)

Move outside the tangle of fear-thinking. Live in silence. Flow down and down in always widening rings of being.
(The Essential Rumi, p. 3)


Comments

Popular posts from this blog

RELEASING > Bicara Dengan Bahasa Hati

Bicara Dengan Bahasa Hati Tak ada musuh yang tak dapat ditaklukkan oleh cinta. Tak ada penyakit yang tak dapat disembuhkan oleh kasih sayang. Tak ada permusuhan yang tak dapat dimaafkan oleh ketulusan. Tak ada kesulitan yang tak dapat dipecahkan oleh ketekunan. Tak ada batu keras yang tak dapat dipecahkan oleh kesabaran. Semua itu haruslah berasal dari hati anda. Bicaralah dengan bahasa hati, maka akan sampai ke hati pula. Kesuksesan bukan semata-mata betapa keras otot dan betapa tajam otak anda,namun juga betapa lembut hati anda dalam menjalani segala sesuatunya. Anda tak kan dapat menghentikan tangis seorang bayi hanya dengan merengkuhnya dalam lengan yang kuat. Atau, membujuknya dengan berbagai gula-gula dan kata-kata manis. Anda harus mendekapnya hingga ia merasakan detak jantung yang tenang jauh di dalam dada anda.Mulailah dengan melembutkan hati sebelum memberikannya pada keberhasilan anda

LIFE > Keseimbangan ..

Thanks to Astrid H, who sent me this story .. ~cF~ "Bayangkan hidup sebagai suatu permainan ketangkasan dimana kita harus memainkan keseimbangan 5 buah bola yang dilempar ke udara. Bola-bola tersebut bernama: . Pekerjaan . Keluarga . Kesehatan . Teman . Spirit dan kita harus menjaga agar ke-5 bola ini seimbang di udara. Kita akan segera mengerti bahwa ternyata "Pekerjaan" hanyalah sebuah bola karet. Jika kita menjatuhkannya maka ia akan dapat memantul kembali. Tetapi empat bola lainnya Keluarga, Kesehatan, Teman dan Spirit terbuat dari gelas. Dan jika kita menjatuhkan salah satunya maka ia akan dapat terluka, tertandai, tergores, rusak atau bahkan hancur berkeping-keping. Dan ingatlah mereka tidak akan pernah kembali seperti aslinya. Kita harus memahaminya benar dan berusaha keras untuk menyeimbangkannya. Bagaimana caranya? 1. Jangan rusak nilai kita dengan membandingkannya dengan nilai oran...

RELEASING > Suatu Malam, di Sebuah Pesta

Suatu Malam, di Sebuah Pesta By. Miranda Risang Ayu ~Thanks for this story,and always keep my spirit alive while the 5years countdown ticking, cF~ Suatu malam, di sebuah pesta, seorang perempuan muda dikagetkan oleh pertemuannya dengan seorang sahabat yang telah lama tidak dijumpainya. "Saya agak kesulitan untuk memulai perbincangan," kata sahabat lama perempuan muda itu berterus terang. "Tetapi, bagaimana hidup? Apakah kau bahagia?" Apakah ia bahagia? Malam itu adalah pesta, dan setiap orang bukan saja berhak, tetapi wajib bahagia. Lagi pula, ia bertemu dengan sahabat lamanya, dan disapa oleh sebuah pertanyaan impresif yang menggairahkan kesadarannya. Jadi, bukankah ia tinggal menjawab dengan serangkaian cerita yang membuktikan bahwa ia memang tengah bahagia? Perempuan muda itu pun mulai menjawab bahwa ia banyak tertawa malam itu. Mungkin karena pesta itu sendiri memang dirancang dengan ide yang amat menarik dan dengan tujuan untuk menyenangkan se...